Selasa, 17 April 2012
Dialog Lelaki Inggris dengan Syaikh
Lelaki inggris bertanya: "Kenapa dalam Islam wanita tdk boleh jabat tangan dengan pria?"
Syaikh menjawab: "Bisakah kamu berjabat tangan dengan ratu elizabeth?
...
Lelaki inggris menjawab: "oh tentu tidak bisa! cuma orang2 tertentu saja yg bisa berjabat tangan dengan ratu."
Syaikh tersenyum & berkata:" Wanita2 kami(Kaum muslimin) adalah
para ratu, & ratu tidak boleh berjabat tangan dengan pria
sembarangan (yg bukan mahramnya")
lalu si inggris bertanya lagi, "Kenapa perempuan Islam menutupi tubuh dan rambut mereka?"
Syaikh tersenyum dan punya 2 permen, ia membuka yang pertama terus yang
satu lagi tertutup. dia melemparkan keduanya kelantai yang kotor.
Syaikh bertanya: " Jika saya meminta anda untuk mengambil satu permen, mana yang anda pilih?"
Si inggris menjawab: "Yang tertutup.."
Syeikh berkata: " Itulah cara kami memperlakukan dan melihat perempuan kami"
Cinta Indonesia
Cinta Indonesia
Penting!!!
Sekarang ini, tanpa kita sadari, negara indonesia masih belum
merdeka. Dulu, tanah air kita terjajah, kini kehidupan kita terjajah.
Petani beras sulit memasarkan beras mereka, pasar-pasar malah membeli
beras impor. Kini di pasar, sudah tidak ada lagi beras lokal, yang ada
hanya beras impor atau beras lokal yang dicampur dengan impor. Petani
beras mulai malas menanam beras dan banyak yang beralih menjadi
pedagang beras, pedagang beras yang menjual beras impor. Hal yang sama
dialami oleh petani garam, padahal Indonesia merupakan negara kepulauan
yang memiliki panjang pesisir
hampir 90.000 Km yang cukup berpotensi dalam menghasilkan bahan baku
garam. Tetapi sayangnya, sebagian besar garam yang ada di Indonesia,
lebih dari 70% merupakan garam impor. Begitu juga yang dialami oleh
industri-industri Indonesia, mulai dari tekstil, farmasi, minuman
ringan, AMDK (Air Minum Dalam Kemasan), dsb sudah dikuasai asing. Kita
bagai pemilik rumah yang tidak bisa menguasai rumahnya, tidak bisa
mengatur rumahnnya. Para petani beras, petani garam, dan pedagang
lainnya tidak dapat bebas menjual hasil kerja mereka, yang padahal itu
adalah milik Indonesia, beras, garam, dan produk-produk lainnya yang
berasal dari Indonesia, Made in Indonesia!!!
Akibat dari banyaknya produk impor, kekuatan ekonomi kita
benar-benar hancur. Apa yang sempat diributkan di media elektronik,
seperti kasus century atau TNI yang membeli tank-tank baru, yang
dikabarkan telah menghabiskan uang negara sangat besar itu, sebernarnya
masih kasus-kasus kecil, dibalik itu semua, apa yang dilakukan oleh
perusahaan asing yang telah menguasai pasar-pasar Indonesia, telah
meraup keuangan negara sangat besar! berkali-kali lipat dari
kasus-kasus tersebut, sebut saja angka 10 trilyun, 20 trilyun. 53
trilyun, bahkan sampai 200 trilyun per tahun yang didapat oleh
produk-poduk asing dari Indonesia. Betapa sudah hancurnya negara kita,
tetapi alhamdulillah, masih ada kesempatan untuk mengubah negeri ini,
negeri yang kita cintai ini..
Sejarah itu terus berulang..
Bagai roda yang terus berputar. . .
Bagai roda yang terus berputar. . .
Mari kita ingat dulu masa lalu bangsa ini.. Apa kalian masih
ingat, pada abad ke-7, di tanah ini berdiri sebuah kerajaan yang
terkenal dengan kekuasaanya yang besar? Ya! Kita mengenalnya dengan
nama "Sriwijaya"..
dan kemudian, pada abad ke-14, dikenal suatu kekuasaan yang membentang
luas di Nusantara, kekuasaan yang sangat besar! Kita mengenalnya dengan
sebutan "Majapahit".. dan kemudian, pada abad ke-21, pada abad ini!
Semestinya, di tanah ini, berdiri suatu kekuasaan yang luas, kekuasaan
yang besar!! Kita terlanjur mengenal tanah ini.. dengan nama. . .
"INDONESIA" !
Saudaraku, sahabatku..
Ini adalah zaman dimana Indonesia bangkit dari keterpurukan!
Sadarilah dan segera ambil tindakan! Kita harus bergerak, berjuang
dengan sepenuh hati, agar kita benar-benar merdeka, agar tidak ada lagi
industri-industri Indonesia yang gulung tikar, agar petani beras maupun
petani garam bisa bebas menjual barang mereka di pasaran..
MARI KITA BELI PRODUK-PRODUK INDONESIA!
Bukan karena lebih baik, bukan karena lebih murah, tapi karena itu hasil karya Indonesia, milik Indonesia..
Ana yakin, dengan membeli produk-produk Indonesia, kekuatan
ekonomi kita akan mulai pulih. Produk-produk kita pun akan semakin
meningkat kualitasnya. Mungkin awalnya produk sendiri mahal harganya,
yang asing lebih murah. Tapi hati-hati, bisa saja suatu saat
produk-produk asing yang murah akan menjadi mahal juga. Tetapi kalau
kita gemar membeli produk Indonesia, meskipun awalnya mahal, tapi
lama-kelamaan justru dapat menjadi lebih murah..
Percayalah! Yakinlah! Indonesia bangkit di zaman ini!!!
Kharisma Alfa Atlantis (Rabu, 29 Februari 2012)
Langganan:
Komentar (Atom)
